Hiking Puncak Argopuro Gunung Gede Lasem Rembang Jawa Tengah

shares |

Puncak Argopuro Gunung Gede Lasem Rembang Jawa Tengah, sudah pernah muncak kesana? Bagi pecinta alam Rembang, Blora, dan Pati pasti kebanyakan sudah pernah mendaki salah satu puncak tertinggi di kabupaten Rembang ini. Puncak ketinggian 806 mdpl bukanlah puncak yang tinggi bagi para pendaki yang sudah terbiasa mendaki dengan ketinggian yang lebih tinggi. Karena memang Rembang adalah kota pesisir dengan dataran rendahnya. Namun jalur pendakiannya, di jamin membuat siapapun ngos-ngosan. Tak peduli pendaki pemula ataupun pendaki yang sudah terbiasa naik turun gunung.

Gambar puncak argopuro lasem rembang jateng
Puncak Argopuro Lasem


Untuk mencapai puncak Argopuro ada dua jalur pendakian yang bisa di tempuh, yaitu melalui desa Ngroto kecamatan Pancur Kabupaten Rembang, yang kedua melalui desa Siwalan Sukun Kecamatan Sedan Kabupaten Rembang. Sedangkan untuk mencapai desa Siwalan Sukun, ada dua jalur. Yaitu melalui Desa Kumbo dan Desa Dadapan. Jika melalui desa Dadapan, jalur pendakian lebih terjal di bandingkan dengan desa Kumbo. Jadi silahkan pilih track jalur pendakian yang sesuai dengan kemampuan anda. Jangan sampai anda kalah duluan sebelum mencapai puncak.

Disarankan untuk mendaki pada musim kemarau jika anda ingin mencapai puncak Argopuro. Karena track yang kebanyakan berupa tanah menyebabkan kondisi tanah agak sulit dilalui saat musim hujan. Juga dianjurkan untuk mendaki selain pada musim liburan. Karena pada musim liburan akan banyak sekali pengunjung, sedangkan area perkemahan yang tersedia di sana hanya muat untuk pengunjung kira-kira 100 orang. 

Waktu tempuh yang di perlukan sekitar 2,5 jam. Dua jam pertama anda akan melewati jalur pendakian yang lumayan landai namun menantang karena banyaknya jurang di sana-sini. Di sepanjang jalan, anda juga akan menjumpai pepohonan rindang yang kebanyakan di dominasi tanaman rotan. Berhati-hatilah, karena banyak duri. Selain rotan daerah ini juga di dominasi dengan semak belukar dan pohon berukuran sedang, dan sedikit pohon yang berukuran besar. Sedangkan 30 menit kemudian sebelum mencapai puncak, perjalanan jauh lebih menantang karena anda akan melewati track bebatuan yang licin, curam dan pastinya akan banyak menguras tenaga anda. Berjalanlah santai, tak perlu ngoyo. Disamping untuk saving energy, perjalanan santai sambil menikmati pemandangan sekitar akan sedikit banyak mengalihkan rasa lelah anda.

Namun rasa lelah anda akan segera terbayarkan dengan pemandangan yang indah. Lengkap dengan berbagai gemerlapnya lampu-lampu kota di kejauhan. Saat malam bintang gemintangpun terasa dekat terlihat tanpa terhalang polusi seperti di kota. Seperti di pegunungan pada umumnya, kabut putih tipis akan sesekali menyapa kehadiran anda saat menikmati kuasa sang pencipta. kareSunset dan sunrise juga tak ketinggalan untuk bisa anda saksikan. 

Bagaimana? Apakah anda tertarik untuk mengunjunginya? Pastikan sebelum hiking segala persiapan dan perlengkapan sudah tertata dengan rapi. Dan selamat berpetualang.





Related Posts