Mengenal Wisata Sejarah Vihara Buddhagaya Watugong Semarang

shares |

Tahukah anda tentang Vihara Buddhagaya watugong Semarang? Sudahkah anda berkunjung kesana? Untuk anda yang berniat berkunjung kesana, berikut sedikit informasi tentang Vihara Buddhagaya. 

Gambar vihara Buddhagaya watugong semarang


Vihara Buddhagaya Watugong  merupakan salah satu tempat wisata bersejarah di Semarang. Vihara Buddhagaya Watugong terletak di jalan raya Pudakpayung Watugong. Karena letaknya yang di pinggir jalan Raya dan di depan markas Kodam IV Diponegoro , sehingga Vihara Buddhagaya Watugong mudah di akses. 

Jika anda hendak berkunjung kesana, dari pusat kota Semarang anda dapat menuju Ungaran atau jalan jurusan Solo-Jogja dengan perjalanan sekitar 45 menit saja. Kawasan Vihara Buddhagaya di namakan watugong, karena terdapat batu yang bentuknya menyerupai gong. Di Vihara Buddhagaya Watugong terdapat dua bangunan utama yang paling terkenal yaitu Pagoda Avalokitesvara dan Vihara Dhammasala.

Pagoda Avalokitesvara

Pagoda Avalokitesvara atau biasa di kenal dengan Pagoda cinta dan kasih sayang (Pagoda Metakaruna). Pagoda ini didirikan dengan tujuan untuk menghormati Dewi Kwan Sie Im Po Sat yang di percaya oleh ummat buda sebagai dewi kasih sayang. 

Pagoda Avalokitesvara terdiri dari 7 tingkat dengan tinggi 7 meter. Tujuh tingkat ini di maksudkan sebagai lambing kesucian yang akan di capai oleh pertapa setelah mencapai tingkat ke tujuh. Di dalam bagunan Pagoda Avalokitesvara terdapat patung yang berjumlah 30 buah. Diantaranya patung Dewi Kwan Im, Panglima We Do dan Patung Amithaba(guru besar para dewa dan manusia). Sedangkan di puncak pagoda terdapat Stupa untuk menyimpan mutiara Buddha (relik). Di pagoda ini juga di gunakan untuk ritual Tjiam Shi atau ritual untuk mengetahui nasib manusia.

Vihara Dhammasala

Bangunan Vihara dhammasala terdiri dari dua lantai. Lantai pertama adalah aula serbaguna yang mempunyai panggung di bagian depan, sedangkan lantai kedua terdapat ruang dhammasala yang di gunakan untuk acara ibadah umat Buddha. Di dalamnya juga terdapat patung Buddha duduk berwarna emas dan berukuran besar. Vihara Dhammasala di kelilingi pagar dengan ukiran cerita Paticca Samuppada atau cerita proses kehidupan manusia dari lahir hingga meninggal dunia.

Sebelum memasuki Vihara ini, pengunjung di haruskan untuk melakukan ritual khusus terlebih dahulu. Yaitu ritual menginjak relief ayam, ular dan babi yang ada di depan pintu masuk. Relief hewan-hewan ini di yakini melambangkan keserakahan, kebencian, dan kemalasan. Dengan menginjakkan kaki di relief tadi, di harapkan manusia dapat meninggalkan karakter buruk tersebut baru kemudian dapat memasuki nirwana. Sekarang ini, Vihara Buddhagaya merupakan salah satu bangunan yang berada di bawah binaan Sangha Threvada atau organisai Kebikkuan yang berpedoman pada Kitab Suci Tipitaka Pali.

Jika anda hendak berkunjung kesana, berkunjunglah sekitar pukul 07.00-21.00. serta jangan lupa untuk memakai baju tertutup dan bicaralah yang sopan. Jika berkenan untuk bermalam, di depan Vihara Buddhagaya terdapat cottage untuk menginap yang di sediakan oleh pengurus Vihara. Jangan khawatir, karena pegurus tidak mematok tarif retribusi.  Sehingga pengunjung dapat membayar seikhlasnya.

Nah, setelah mengetahui informasi di atas. Apakah anda tertarik untuk berkunjung ke Vihara Buddhagaya? Jika ya, jangan ragu lagi. Segera kunjungi Vihara Buddhagaya Watugong Semarang dan nikmati suasana sejarah masa lalu di dalamnya.

Related Posts