LASEM “Tiongkok Kecil” Dengan 1000 Pesona Terpendam Didalamnya

Lasem Kota Tua Di rembang - Wonderfull in Java

Wisatarembang.com; LASEM siapa yang tak kenal dengan kota tua yang kental dengan sejarah perjalanan panjangnya ini. Lasem yang dulu menjadi pusat kadipaten sekarang berubah menjadi kecamatan yang masuk dalam wilayah pemerintahan Kabupaten Rembang.


Lasem dulu dan sekarang sangat berbeda jauh, Laem kini adlah slah satu kecamatan di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Indonesia. Dan merupakan kota terbesar kedua di Kabupaten Rembang setelah kota Rembang.

Jika bicara tentang etnis Cina di Pulau Jawa, maka Kota Lasem adalah pusatnya. Kini Lasem dikenal juga sebagai "Tiongkok kecil" karena merupakan kota awal pendaratan orang Tionghoa di tanah Jawa dan terdapat perkampungan tionghoa yang sangat banyak tersebar di kota Lasem. Di Lasem juga terdapat patung Buddha Terbaring yang berlapis emas. Selain itu Lasem juga dikenal sebagai kota santri, kota pelajar dan salah satu daerah penghasil buah jambu dan mangga selain hasil dari laut seperti garam dan terasi. Batik Lasem sangat terkenal karena cirinya sebagai batik pesisir yang indah dengan pewarnaan yang berani.

Secara Geografis letak Lasem sangatlah strategis untuk aktivitas perdagangan. Itulah mengapa Dulunya Lasem adalah jalur dan pusat perdangangan orang-orang yang datang ke Pulau Jawa.

Kecamatan Lasem merupakan salah satu kecamatan di pesisir pantai laut Jawa di kabupaten Rembang, berjarak lebih kurang 12 km ke arah timur dari ibukota kabupaten Rembang, dengan batas-batas wilayah meliputi:
  • Sebelah utara berbatasan dengan laut Jawa
  • Sebelah timur berbatasan dengan kecamatan Sluke
  • Sebelah selatan berbatasan dengan kecamatan Pancur
  • Sebelah barat berbatasan dengan kecamatan Rembang.
Kecamatan Lasem mempunyai luas wilayah mulai dari pesisir laut Jawa hingga ke selatan. Di sebelah timur terdapat gunung Lasem. Wilayahnya seluas 4.504 ha. 505 ha diperuntukkan sebagai pemukiman, 281 ha sebagai lahan tambak, 624 ha sebagai hutan milik negara. Letaknya yang dilewati oleh jalur pantura, menjadikan kota ini sebagai tempat yang strategis dalam bidang perdagangan dan jasa.

1000 Pesona Kota Lasem – Rembang

Banyak sekali yang menarik dan unik tentang Kota Lasem rembang, Selain kota ini memiliki banyak sekali julukan serta sejarah yang panjang, Lasem juga menjadi alah satu pusat perdagangan di Kabupaten Rembang.

Dan berikut ini adalah pesona dan keajaiban Kota Lasem yang membuatnya terkenal sampai ke Luar Negeri.

Lasem  Sebagai Tingkok Kecil


Salah satu tempat berkembangnya para imigran dari Tiongkok terbesar di Pulau Jawa abad ke-14 sampai 15 adalah Lasem (Lao Sam) selain di Sampotoalang (Semarang) dan Ujung Galuh (Surabaya). Datangnya armada besar Laksamana Cheng Ho ke Jawa sebagai duta politik Kaisar China masa Dinasti Ming yang ingin membina hubungan bilateral dengan Majapahit terutama dalam bidang kebudayaan dan perdagangan negeri tersebut, mereka memperoleh legitimasi untuk melakukan aktivitas perniagaannya dan kemudian banyak yang tinggal dan menetap di daerah pesisir utara Pulau Jawa. Bahkan menurut N.J. Krom, perkampungan China d masa Kerajaan Majapahit telah ada sejak 1294-1527 M. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya bangunan-bangunan tua seperti permukiman Pecinan dengan bangunan khas Tiongkoknya dan kelenteng tua yang berada tak jauh dari jalur lalulintas perdagangan di sepanjang aliran Sungai Babagan Lasem (kala itu disebut Sungai Paturen) yang pada waktu itu sebagai akses utama penghubung antara laut dan darat, juga penguasaan tempat-tempat perekonomian yang strategis oleh mereka di kemudian waktu, seperti yang dapat dilihat pada pusat-pusat pertokoan di sepanjang jalan raya kota sekarang ini.


Lasem Kota Pusaka


Akhir-akhir ini digembor-gemborkan tentang impian Lasem sebagai Kota Pusaka (Heritage City) karena banyak ditemukannya situs pusaka (heritage site) dan budaya khas yang sejak duu melekat pada kota Lasem. Pusaka (Heritage/Warisan/Sesuatu yang berharga dan harus dijaga) itu sendiri dibagi ke dalam 3 kelompok, yaitu Pusaka Alam (Natural Heritage), Pusaka Budaya (Cultural Heritage) dan Pusaka Saujana (Cultural-Landscape Heritage) yang ketiga-tiganya ini Lasem memiliki potensi di tiga bidang pusaka ini. Dengan semakin banyaknya situs prasejarah maupun sejarah di kota Lasem dan semakin mirisnya kondisi kota ini, diharapkan dengan gerakan Pusaka Lasem ini dapat menjadikan Lasem bangkit kembali dan berpredikat sebagai Kota Pusaka 'Dunia'. Potensi Pusaka Alam: Hamparan Pantai di Lasem, Pegunungan Lasem, Hutan di Lasem, dll. Potensi Pusaka Budaya: Seni Laesan, Seni Kuda Lumping, Seni Barongsai dan Liong, Seni Wayang, Seni Wayang Wong, Seni Tari, Kehidupan Masyarakat Lasem, Batik Lasem, Tambak Garam, Industri Terasi dan Ikan Asin, Peninggalan hasil kebudayaan, dll. Potensi Pusaka Saujana: Hamparan Tambak Garam dengan Background Pegunungan Lasem saat kita ke Lasem arah dari Rembang, Hamparan Kapal di Pelabungan Binangun dengan Background Laut/Pantai Lasem saat kita ke Lasem arah dari Tuban, hamparan Perkampungan di Pedesaan dengan Background kota Lasem dan Perbukitan Barat Pegunungan Lasem saat kita di perkampungan Pegunungan Lasem, dll.

Lasem Kota Batik


Dalam beberapa literatur tentang batik juga yang terdapat di museum batik naseional, batik Lasem disebutkan sebagai salah satu varian klasik atau biasa disebut pakem dangan pola dan corak yang punya kekhasan tersendiri, yaitu paduan warna yang berani dan mencolok dengan motif-motif yang beraneka macam dan khas tetapi tetap indah serta elegan. Batik tersebut populer dengan sebutan batik tulis kendoro kendiri atau batik Pesisiran Laseman, di mana batik ini berbeda dengan batik Jogja atau Solo yang sangat baku pada pakem keraton yang motifnya eksklusif dan khusus bagi golongan ningrat saja. Batik Laseman sangat liat bercirikan egalitarian, yang mana batik ini lebih terbuka atau umum penggunaannya bagi segala kalangan atau lapisan masyarakat berikut macam etnisnya. Konon perkembangan Batik Laseman ini dipengaruhi oleh unsur-unsur seni dan budaya negeri seberang, yaitu Tiongkok dan Campa. Banyaknya orang-orang China dan Campa yang menetap di Lasem dan membaur dengan penduduk lokal lambat laun melahirkan akulturasi kebudayaan yang positif dan kaya, salah satunya adalah seni batik itu sendiri. Batik Laseman sendiri pernah mengalami kejayaan dalam produksi dan pemasarannya. Kini Batik Laseman bisa kita temukan di sudut-sudut kota Lasem bahkan di daerah sekitar Lasem.

Lasem Kota Santri

Sejak dahulu kota kecamatan ini terkenal sebagai Kota Santri. Peninggalan pesantren-pesantren tua di kota ini dapat kita rekam jejaknya hingga sekarang. Banyak ulama-ulama karismatik yg wafat di kota yg terkenal dgn suhu udara yg panas ini. Sebut saja Sayid Abdurrahman Basyaiban (Mbah Sambu) yang kini namanya dijadikan jalan raya yg menghubungkan Lasem-Bojonegoro, KH. Baidhowi, KH. Khalil, KH. Maksum, KH. Masduki dll. Sebagian makam tokoh masyarakat Lasem ini dapat anda jumpai di utara Masjid Jami' Lasem. Maka tidak berlebihan jika Lasem berjuluk sebagai kota santri, mengingat banyaknya ulama, Pondok Pesantren dan jumlah santri yang belajar agama islam di kota ini.

Lasem Kota Ilmu

Banyaknya Pondok Pesantren berimbas pada bidang pendidikan umum. Tercatat banyak Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas di kota ini

Lasem Sentral Budaya Rembang


Secara historis, budaya di Lasem merupakan perpaduan budaya dari masyarakat pribumi (Jawa), Tiongkok & Campa (dibawa oleh pasukan Laksamana Cheng Ho), Arab, dan Belanda. Wujud nyata dari perpaduan budaya ini dapat kita temui sampai detik ini pada batik Lasem motif Tiga Negeri maupun Empat Negeri.

Tempat Wisata Terkenal Di Lasem

  • Patung Budha Tidur di Vihara Ratanavana Arama Lasem
  • Pantai Caruban Lasem
  • Pantai Karang Jahe
  • Pantai Binangun
  • Puncak Argopuro Gunung gede Lasem
  • Pulau Karang Gosong
  • Watu Congol Selo Puro Lasem
  • Watu Layar
  • Goa Kajar
  • Curug Kalimancur, Gowak
  • Festival Lasem
  • Lasem Batik Carnival
  • Klenteng Cu An Kiong, di timur Sungai Lasem
  • Klenteng Po An Bio, di utara Sungai Kemendung
  • Klenteng Gie Yong Bio, di barat Sungai Lasem
  • Masjid Jami' Lasem, di pusat kota Lasem
  • Masjid Bonang dan Kompleks Pasujudan Sunan Bonang, di desa Bonang
  • Kompleks Vihara Ratanavana Arama, di bukit Telueng desa Sendangcoyo
  • Rumah Candu (Lawang Ombo), di selatan Cu An Kiong
  • Vihara Karunia Dharma, di timur Cu An Kiong, merupakan Vihara tak berumat
  • Bangunan-bangunan kuno di Pecinan Karangturi, Soditan, Babagan, Gedongmulyo, dan Sumbergirang
  • Bangunan bekas Stasiun Lasem, di desa Dorokandang
  • Bekas tembok Taman Sitaresmi di Caruban Gedongmulyo
  • Situs-situs sejarah di area bekas Kerajaan Lasem, Kadipaten Lasem, maupun pada masa kedatangan Tionghoa-Campa, VOC di Lasem bahkan situs arkeologi. Hampir semua situs sejarah tersebar di kawasan kota Lasem dan sekitarnya.
  • Situs Kapal Kuno di Punjulharjo
  • Situs Tulang belulang manusia purba
  • Situs Purbakala 
Dan masih banyak lagi tempat-tempat wisata di Lasem yang tidak kami cantumkan disini. Sebagai kota tua dengan sejarah panjang, Lasem memiliki potensi besar sebagai kota pariwisata di Rembang, namun karena kurangnya perhatian dari pemerintah daerah dan pusat banyak tempat-tempat wisata baik alam maupun tentang Sejarah Lasem serta situs purbakala yang terbengkalai.

10 Tips Wisata Hemat Namun Tetap Menyenangkan

Gambar paket wsiata murah untuk liburan hemat dan menyenangkan

Tujuan utama berwisata adalah menikmati waktu dengan menghibur diri dengan suasana baru di tempat yang sudah menjadi pilihan bersama orang-orang spesial.

Saat waktu dan keadaan memaksa kita harus pergi berlibut kesalah satu tempat wisata, tetapi keadaan ekonomi kurang mendukung tentu menjadi salah sat masalah tersendiri, apalagi kita sudah berjanji ke anak-anak, pacar, atau istri untuk pergi berlibur di saat itu. Apa yang akan anda lakukan? Hehe.. tak perlu panik!

Wisata atau liburan tidak musti dengan biaya mahal. Kita bisa kok berlibur dengan hemat tanpa banyak keluar duit.

Anda dapat memilih lokasi wisata alternatif sebagai pilihan liburan hemat yang tepat disaat kondisi kantong yang kurang mendukung.

1. Survei Lokasi

Survei lokasi tujuan wisata sangat perlu dilakukan jauh-jauh sebelum anda pergi berlibur. Banyak orang melakukan perjalanan wisata, namun bingung begitu sampai di tempat tujuan. Hal itu terjadi karena sebelum berangkat mereka tidak mencari tahu kota atau negara yang akan dikunjungi. Padahal, tempat-tempat wisata tersebut pasti bisa dilihat di internet atau di buku-buku wisata.
Survei lewat internet atau persiapan jauh sebelumnya sangat penting dilakukan karena Anda bisa mengetahui apakah ada diskon atau potongan harga, mulai dari tiket pesawat atau hotel. Atau mencari tempat belanja oleh-oleh yang terjangkau seperti pasar tradisional.

2. Siapkan dan bawa uang secukupnya

Jangan sampai Anda kehabisan uang saat di perjalanan. Jadi, pastikan memiliki uang yang cukup agar Anda tidak bingung. Tentu saja bukan untuk dibelanjakan semuanya. Anda harus tetap mengawasi pengeluaran dengan mencatatnya. Sekaligus menahan diri  dan bertanggung jawab atas apa yang sudah dibelanjakan.

3. Tiket Pesawat yang murah atau sednag promo

Lakukan survei harga tiket pesawat jauh-jauh hari sebelumanda berangkat. Pastikan anda memperoleh informasi pariwisata selengkap mungkin. Mulailah memeriksa harga tiket murah atau promo. Jika Anda belum yakin dengan harganya, periksa lagi tiap beberapa hari, siapa tahu ada penurunan harga. Saat harga turun segera lakukan pemesanan. Jika keberangkatan masih lama, jangan lupa mencatatnya.

4. Pilih waktu liburan disaat bukan musim liburan

Biaya perjalanan akan lebih murah jika pergi di saat bukan musim liburan, atau di awal dan akhir liburan. Selain itu, jika Anda menikmati suasana yang tidak terlalu riuh karena banyak orang, ini waktu yang tepat. Pergi di musim liburan, membuat tempat-tempat wisata dipenuhi banyak orang.
Ilustrasi liburan. (thinkstockphoto)

5. Cari Layanan Gratis  

Selain mencari hotel yang bagus, lihat juga tarif kamarnya, siapa tahu ada penawaran khusus, seperti menginap dua malam, akan mendapatkan gratis satu malam. Atau layanan spa gratis bagi yang sudah memesan kamar. Dipastikan liburan Anda pasti akan jauh lebih menarik.

6. Pilih lokasi wsiata terdekat namun tetap menarik dan terkesan spesial

Agar wisata bisa hemat, anda dapat menjadikan lokasi wisata yang paling dekat namun tetap menarik dan memberikan kesan spesial buat anda dan keluarga. Tidak perlu memaksakan diri berlibur ke luar negeri. Banyak, kok, tempat-tempat di Indonesia yang mengagumkan dan tak kalah menarik dengan di luar negeri. Atau malah liburan di dalam kota tempat Anda tinggal.

7. Sewa Mobil

Ada baiknya mencari data lebih dulu tentang daerah yang akan dikunjungi. Salah satunya moda transportasi, misalnya, dari bandara ke hotel. Siapa tahu ada bus yang melewati hotel tempat Anda menginap. Jadi, tak perlu mengeluarkan biaya mahal untuk taksi.

Untuk menghemat biaya, Anda bisa menyewa mobil selama berwisata. Banyak sekali penyedia sewa mobil yang mempromosikan harga murah. Anda bisa bebas memilihnya dengan meminta referensi dari hotel atau teman yang pernah berkunjung ke sana.

8. Berburu Langsung

Cenderamata memang kelihatan sepele, tapi tak ada salahnya Anda membeli sebagai kenang-kenangan kalau Anda sudah pernah ke tempat tersebut. Pasar tradisional atau berburu langsung ke tempat pembuatannya, ternyata punya kesan sendiri. Selain bisa melihat langsung cara pembuatannya, harganya pun biasanya lebih murah, dibanding bila sudah masuk ke toko suvenir.

9. Cermat dan pandi-pandai Memilih

Pilihlah tempat wisata yang benar-benar unik, bagus, dan ada ciri khasnya. Jangan sampai Anda pergi ke tempat yang tidak menarik, kurang diminati orang, dan biayanya mahal. Bisa-bisa Anda tak menikmati, tapi malah kecewa.

10. Pilih alat transportasi yang nyaman dan ekonomis

Sebaiknya anda memilih alat transportasi liburan yang nyaman dan ekonomis. Melakukan perjalanan dengan pesawat memang lebih cepat, namun biaya yang harus dikeluarkan lebih mahal. Namun, jika Anda menikmati perjalanan darat memakai mobil, ini akan menjadi pilihan yang menyenangkan. Selama perjalanan Anda bisa menikmati pemandangan sekaligus menambah pengetahuan tentang daerah tersebut.

Itulah 10 tips liburan hemat dan murah yang dapat anda jadikan pilihan alternatif bersama keluarga dan teman-teman.

Napak Tilas Sejarah Goa Joglo, Goa jagung, dan Goa Nganten Desa Pasucen Rembang Jateng

Wisatarembang.com; Setiap tempat memiliki sejarah dan keunikannya tersendiri, termasuk Goa Joglo, Goa Jagung dan Goa Nganten di Desa Pasucen rembang Jawa tengah ini. Banyak sekali goa-goa yang ada di Rembang, sebuah kabupaten yang terletak di paling ujung Jawa tengah ini. Namun dalam kesempatana kali ini, kami akan bagikan sedikit sejarah Goa Joglo, Goa Jagung dan Goa Nganten.

Gambar Goa joglo goa jagung dan goa nganten desa Pasucen Rembang Jawa tengah
Goa Pasucen


Selama ini jika kita mendengar nama Rembang, maka yang terlintas di benak orang yang mendengar adalah Ibu kartini atau Dampo Awang Beach. Tapi ternyata Rembang tidak hanya punya itu. Ada banyak tempat wisata yang belum terekspose sehingga tidak begitu di ketahui banyak orang.
Goa Joglo, Goa Jagung dan Goa nganten terletak di Desa Pasucen Kecamatan Gunem sekitar 15 km dari Kabupaten Rembang. Tentang tahun kapan Goa ini di temukan, tidak ada yang tahu pasti, goa ini sudah ada sejak dulu.

Menurut cerita yang berkembang di masyarakat, dahulu di tempat tersebut terjadi pertempuran hebat antara Sunan Bonang dengan Blancak Ngilo. Dalam pertempuran itu Blancak Ngilo kalah lalu lari dan bersembunyi di Desa Pasucen. Sunan Bonang yang mengejarnya pun kehilangan jejak, sehinggga ia tidak menemukan keberadaan Blancak Ngilo. Kebetulan pada  saat itu di Desa Pasucen ada sebuah acara mantenan di sebuah rumah Joglo di tengah-tengah kebun jagung. Sunan Bonang beberapa kali mencoba menanyakan keberadaan Blancak Ngilo kepada orang yang berada pada pesta tersebut. Namun tak seorangpun menjawab pertanyaan Sunan Bonang. Sunan Bonang marah besar dan di kutuklah tempat itu menjadi Goa. Yang saat ini kita kkenal dengan sebutan Goa Pasucen meliputi Goa Joglo, Goa Jagung, dan Goa Nganten.

Bukti sejarah dari cerita tersebut adalah adanya arca sepasang pengantin di dalam goa Nganten. Namun saat ini kondisinya sudah agak rusak, karena kurangnya perawatan. Padahal bila ada pengelolaan yang lebih baik lagi, sebenarnya ada begitu banyak hal yang bisa di explore dari Kabupaten Rembang ini. Sehingga sedikit banyak mampu menjadi alternatif pilihan wisata bagi para wisatawan, baik lokal maupun manca.


Taman Wisata Alam (TWA) Hutan Sumber Semen Sale

WisataRembang.com; Wisata Alam Hutan Sumber Semen menjadi salah satu obyek wisata alam favorit dan tertua di Rembang. Letaknya di desa Tahunan Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Taman Wisata Alam Sumber Semen (TWA-SS) ditetapkan sebagai kawasan wisata alam oleh pemkab rembang berdasarkan Surat Keputusan menteri Pertanian No. 54/Kpts/Um/2/1975 pada tanggal 17 Februari 1975 seluas 17,1 Ha.

Kawasan ini secara geografis terletak antara 6’ 52’18,41’ LS-6’52’40,45”LS dan 111’3214,84”BT-111’32’58,21”BT.

Berdasarkan Administrasi Pemerintahan, TWA Sumber Semen termasuk dalam wilayah Desa Gading, Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang.

Sungai walanggabeng wisata Sumber Semen Sale-Rembang

Menurut klasifikasi tipe iklim Schmidt dan Ferguson, wilayah TWA Sumber Semen termasuk dalam tipe iklim C. dengan curah hujan pada tahun 2009 sebesar 1.202 mm dengan jumlah hari hujan sebanyak 68 hari.
Kawasan TWA Sumber Semen terletak pada ketinggian 140 meter dpt dengan topografi datar, bergelombang dan sedikit miring ketengah kea rah Sungai Walanggabeng. Daerah datar meliputi lebih kurang 90% dari seluruh kawasan, dengan derajat kemiringan 1’-3’. Daerah datar terletak dibagian Timur, sedangkan yang sedikit miring terletak di bagian barat.

Potensi Kawasan

1. Flora

TWA Sumber Semen terdiri dari dua tipe hutan yaitu Hutan Alam dan Hutan Tanaman. Jenis-jenis flora berkayu yang berada di kawasan wisata ini antara lain: Jati, Saputangan, Mahoni, Winong, Kemangir, Regula, Kepel, Wungu, dan Serut. Sedangkan jenis tanaman hias yang ditemukan adalah jenis Anggrek ( Rhyncostylis retusa dan Cymbidium sp.) dan Paku-pakuan.

2. Fauna

Taman Wisata Alam Sumber Semen juga memiliki beragam fauna didalamnya, keragaman fauna yang terdapat diwisata ini antara lain Monyet ekor panjang (macaca fascicularis), Lutung (Trachypithecus auratus), Ayam hutan (Gallus sp.) Kutilang (Pycnonotus aurigaster), Kacer (Lopsycus saularis), Elang hitam (Ictinaetusmalayensis) dan ditemukan banyak jenis kupu-kupu dan ketonggeng (Thelyphonidae). Ketonggeng hampir tersebar di semua kawasan dan merupakan jenis hewan beracun, sehingga pengunjung kawasan perlu berhati-hati pada saat berada didalam kawasan wisata ini, terutama pada saat musim penghujan.

3. Potensi Non Hayati


TWA Sumber Semen memiliki beberapa sumber mata air. Sumber mata air tersebut bernama Sumber  Semen dan Sumber Sewu. Symber semen berada di tepi kolam pemandian, sedangkan sumber sewu berada di bawah pohon-pohon besar yang berjejer dipinggir sungai sehingga membentuk aliran sungai Walanggabeng.

Kolam pemandian di Sumber Semen Sale

TWA Sumber Semen memiliki beberapa fasilitas yang dapat dinikmati oleh para pengunjung, antara lain seperti:
  • Arena perkemahan
  • Arena bermain anak
  • Kolam renang (Pemandian)
  • Shelter-shelter
  • Ruang informasi dan fasilitas lainya seperti tempat ibadah.
Dikawasan wisata hutan ini dahulunya juga terdapat goa yang disebut dengan Goa Rambut. namun saat ini goa ini sudah rusak dan tidak terawat. "Sayang Sekali".

Lokasi Wisata Sumber Semen


Lokasi wisata alam sumber semen ini berada di wilayah hutan alam Desa Gading, Kecamatan Sale, Rembang. Untuk mencapai lokasi TWA Sumber Semen ini adalah dari kota Rembang ke arah tenggara menuju Desa Terongan, dari sini belok kanan melewati Desa Joho, Jinanten dan Desa Gading. Jarak yang harus ditempuh ± 52 km, dengan kondisi jalan cukup baik dan dapat ditempuh selama satu setengah jam, sedangkan jika ditempuh melalui Blora menuju ke Desa Jepon terus ke arah timur laut sampai ke Desa Gading. Jarak yang harus ditempuh selama 1 jam dengan kondisi jalan yang tidak begitu baik.

Gerbang gapuro masuk wisata alam sumber semen Sale Rembang

Jika anda ingin menginap atau bermalam bisa di rumah warga sekitar atau dirumah kepala Desa, Atau juga bisa di Hotel yang ada di Kota Rembang.

TWA Sumber semen dulunya merupakan tempat yang nyaman dan bersih serta menyenangkan. Namun sangat disayangkan sekali, ekarang saat ini kawasan wisata ini seakan tidur dan tidak terurus. Seperti misalnya kolam yang sudah kumuh dan lusuh serta tidak terawat, taman bermain yang jorok dan sudah tidak indah lagi karena kotor dan rusak, akses jalan yang tidak diperbaiki.

Ini jelas harus menjadi perhatian oleh pemerintah kabupaten dan dinas terkait. Padahal kawasan wisata alam sumber semen disini sangat potensial jadi kawasan wisata favorit di rembang jika dikelola dengan maksimal.

Wisata Ke Pulau Karang Gosong Rembang

WisataRembang.com; Pulau Karang Gosong Rembang merupakan salah satu destinasi wisata alam yang menarik dengan pesona alam yang sangat indah. Merupakan sebuah pulau yang terletak di perairan Laut Jawa di Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang Jawa Tengah. Pulau Karang Gosong ini hanya berjarak lebih kurang 4 km dari bibir pantai desa Bonang Lasem.

Wisata alam ke Pulau Karang Gosong sangat menyenangkan karena kita dapat menikmati keindahan alam di pulau ini. Karang di pulau ini memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan karang-karang yang tersebar di wilayah pesisir Rembang.

Wisata alam pulau gosong rembang
Foto Pulau Karang Gosong by : https://www.instagram.com/king_cloth21official/
Kenapa dinamakan Karang Gosong, ini karena karang yang ada di pulau ini mempunyai warna dan tekstur unik dan berbeda dari lainya. Warna karangnya agak kehitam-hitaman dan memiliki bentuk permukaan yang cekung sehingga saat air surut pengunjung dapat langsung mendarat dan istirahat di tengah-tengah karang sambil menikmati udara serta pemandangan alam sekitar.

Pulau Karang Gosong ini juga mempunyai panorama bawah laut yang menawan. Banyak Ikan-ikan karang dengan bentuk yang unik dan cantik berlalu lalang di dalam air yang mana sangat jelas terlihat dari permukaan, biasanya wisatawan senang bersantai diatas perahu sambil melihat ikan-ikan dibawah air laut. Ini bisa dilakukan karena pantai karang Gosong hanya berkedalaman kurang dari 2 m.

Pulau Karang Gosong Bonang - Kecamatan Lasem - Rembang

Wisatawan juga dapat menikmati dan melihat langsung bentuk-bentuk karang hidup yang ada di sekitar pusat karang di pulau ini. Dan bukan hanya sekadar melihat ikan hias dan karang hidup saja, tetapi kalian juga dapat seru-seruan mencari kerang dan rumput laut di sekitar Karang Gosong Lasem Rembang. Namun kalian tidak bisa bebas menangkap dan membawanya pulang semaunya, tentu ada batasan dan ketentuan yang harus dijalankan.

Jarak tempuh ke Pulau Karang Gosong dari bibir pantai desa Bonang -  Lasem kurang dari 1 jam saja, karena memang hanya berjarak 4 km saja. Jadi tunggu apa lagi, silahkan nikmati liburan keluarga di Pulau Karang Gosong Rembang.

Wisata Bumi Perkemahan Karangsari Park Rembang

WisatarRembang.com; Bumi Perkemahan Karangsari Park Rembang merupakan salah satu yang terbaik di Jawa Tengah, dan menjadi yang terbesar dan terlengkap di Rembang. Terletak Desa Karangsari Kecamatan sulang Kabupaten Rembang.

Dengan luas lebih dari 20 Hektar menjadikan Bumi perkemahan Karang Sari Park dapat menampung kegiatan dengan skala besar seperti even tingkat provinsi dan Nasional.

Karang sari Park juga terletak di daerah yang sejuk dan asri dengan pemandangan alam yang indah. Itulah mengapa bumi perkemahan ini cocok untuk menjadi salah satu tujuan wisata alam di Kabupaten Rembang.
Banyak juga fasilitas yang disediakan di wisata bumi perkemahan Karangsari park Rembang ini, diantaranya yaitu:

  • Area yang luas dan indah
  • Sekretariat utama
  • Lapangan upacara utama
  • Anjungan gladak
  • Aula
  • Perpustakaan umum
  • Ruang pameran
  • Arena halang rintang (out bond)
  • Cafe
  • Fasilitas penerangan
  • Tersedia layanan catering untuk pembina dan peserta

Lokasi wisata di bumi perkemahan Karangsari Park Rembang
Pesona wisata bumi perkemahan karangsari Park lainya yaitu terdapat waduk Banyukuwung yang letaknya dekat sekali dari Bumi Perkemahan ini yang mana juga menjadi pusat suplai air bagi masyarakat sekitar dan menjadi tempat wisata alternatif bagi masyarakat Rembang.

Selain sebagai bumi perkemahan kualitas nasional, Karangsari Park pada awalnya juga diproyeksikan sebagai salah satu Desa wisata buku dan taman raya di Rembang. Namun lantaran keterbatasan dana (mungkin) perpustakaan yang dibangun saat ini jarang dibuka. Koleksi tanaman yang mulanya terdiri atas jati sebanyak 6.930 batang, jambu mete (420 batang), mangga (2.730 batang), nangka (126 batang), melinjo (1.344 batang), akasia, rambutan, mahoni dan beberapa jenis tanaman lainnya yang tertanam secara teratur dan indah.

Akses jalan ke lokasi wisata bumi perkemahan Karangsari Park cukup mudah karena sudah beraspal dan bisa dilalui mobil sampai ke dalam bumi perkemahan.